Baca Supaya Nilai Bahasa Indonesiamu Bagus

Baca Supaya Nilai Bahasa Indonesiamu Bagus
Kegiatan belajar mengajar Bahasa Indonesia di SMA Kanaan Jakarta Sumber foto: dokumentasi pribadi
Sebagai orang Indonesia, sebagian besar penduduk Indonesia tentu menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam pergaulan. Oleh karena itu, dapat saya katakan bahwa Bahasa Indonesia sudah kita ketahui atau dengan kata lainya kita bisa berbahasa Indonesia. 

Alat ukurnya apa pak untuk mengetahui seseorang bisa berbahasa Indonesia?. Sederhana saja, jika kita bertanya dalam bahasa Indonesia dan lawan bicara kita merespon sesuai dengan pertanyaan kita maka jelas kalau yang bersangkutan bisa berbahasa Indonesia. Selain itu, lihatlah sekeliling anda, di pasar, di mall, sekolah, di angkotan umum, 99 % penduduk Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam berkomunikasi. Pertanyaannya adalah, untuk apa kita belajar Bahasa Indonesia lagi di sekoalah?. 

Menjawab hal ini akan saya uraikan pada tulisan saya berikutnya. Namun, pada kesempatan ini saya ingin mengajak para pelajar Indonesia untuk mengetahui komponen apa saja yang dipelajari dalam Bahasa Indonesia sehingga harapannya para pelajar bisa membuat peta konsep, atau rangkuman untuk belajar Bahasa Indonesia yang efektif dan efisien, dan tentu hasilnya maksimal.


Apa saja yang dipelajari dalam pelajaran Bahasa Indonesia?

Yang dipelajari dalam pelajaran Bahasa Indonesia adalah Bahasa dan Sastra

Bahasa itu sendiri meliputi empat hal yang dipelajari di sekolah-sekolah (SD, SMP, SMA, SMK) hingga Perguruan Tinggi di Indonesia. Keempat hal yang dimaksud adalah mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Oleh para guru Bahasa Indonesia keempat hal tersebut dinamakan 4 keterampilan berbahasa.

Jadi jika pelajar Indonesia sudah bisa menjadi pendengar yang baik, bisa merespon dengan baik apa yang didengar maka dapat dipastikan nilainya akan baik. Selain itu, saat seluruh siswa-siswi Indonesia tidak malu atau takut berbicara di depan orang banyak maka hal tersebut adalah sebuah modal awal yang baik untuk memperoleh nilai minimal mencapai KKM pelajaran bahasa Indonesia. Tentunya juga tahu etika berbicara, dengan siapa kita berbicara dan dalam situasi apa. Selain itu, hal yang tidak kalah penting adalah tahu bahwa suatu pembicaraan yang baik haruslah singkat, padat dan jelas. 

Konsep jelas di sini menyakut pembukaan, isi, dan penutup. Jika hal-hal teknis tersebut sudah diketahui maka dipastikan nilainya pasti bagus.
***
Kamu susah menulis, atau mengalami suatu keadaan kamu ingin menulis tetapi tidak tahu harus memulainya dari mana; rasanya susah sekali menulis, termasuk memulai kalimat pertama. 

Jika pelajar Indonesia mengalamai hal tersebut maka itu suatu masalah yang sangat serius pada pelajaran Bahasa Indonesia. Mengapa? Karena dari 4 keterampilan tersebut setelah dibagi empat maka bisa jadi nilaimu tidak mencapai KKM.

Contoh kasus, si Budi nilai mendengarkan pidato yang diputar melalui tape racorder 50 karena asik bermain sendiri di belakang sehingga tidak mendengarkan isi pidato, lantas pertemuan kedua guru meminta menceritakan kembali isi pidato yang telah diperdengarkan, karena si Budi menyimak dengan baik dan keterampilan berbicaranya bagus maka nilainya 80. Namun saat guru meminta menuliskan teks pidato Budi hanya memperoleh nilai 40 karena Budi tidak bisa menulis. Saat ulangan semester karena si Budi tidak membaca lagi materi yang diajarkan oleh guru maka nilainya jelek, 30. Nilai-nilai perolehan si Budi selanjutnya diolah oleh guru bidang studi Bahasa Indonesia sebagai berikut:

50+80+40+30 = 200:4=50

Berdasarkan ilustrasi perolehan nilai si Budi di atas maka dapat dipastikan tidak mencapai KKM karena hanya 50, semantara skor minimal KKM untuk pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 10, misalnya 65.   

Apa yang saya harus lakukan supaya mencapai KKM pada pelajaran Bahasa Indonesia?


Jawabannya adalah gunakan keterampilan berbahasa yang keempat, yaitu BACA. Hal ini berlaku untuk semua pelajaran, bukan hanya Bahasa Indonesia. 

Bukankah tugas seorang pelajar yaitu belajar, bagimana caranya belajar, ya baca jawabanya. Setelah baca jadi tahu, setelah tahu praktekan, setelah praktekan jangan berhenti tetapi teruslah melatih diri agar terampil sehingga empat keterampilan berbahasa jadi tercapai, nilaimu bagus dan kalian jadi master hehhhehe,... Sukses selalu pelajar Indonesia. Salam*  

Baca juga:
Tiga Rahasia Guru yang Harus Diketahui oleh Siswa 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Baca Supaya Nilai Bahasa Indonesiamu Bagus"

Posting Komentar

Tinggalkan kesan bahwa anda pernah singgah, walau hanya sesaat.