Contoh Kartu Soal Bahasa Indonesia

Contoh Kartu Soal Bahasa Indonesia
KARTU  SOAL
(PILIHAN GANDA)

Nama Sekolah                  : SMA IPA/ IPS/ KEAGAMAAN
Mata Pelajaran                 : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester               : X/ 1
Kurikulum                         : K 13
Penyusun                           : Tim Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar   :
    
Materi                          :

Indikator Soal           :

Level Kognitif           :


Butir Soal No:  3
Cermati kutipan paragraf berikut!


Contoh : Makna istilah manufaktur dalam paragraf tersebut adalah ....
A.      
B.      
C.      
D.     
E.      
Kunci Jawaban:   
               
                               
Level Kognitif
Level 1
C1- C2
        
Level 2
C3

Level 3
C4-6


Pedoman penskoran (untuk soal esai)


KARTU  SOAL
(URAIAN)

Nama Sekolah                  : SMA IPA/ IPS/ KEAGAMAAN
Mata Pelajaran                 : BAHASA INDONESIA
Kelas/Semester               : XI/ 1
Kurikulum                         : K 2013
Penyusun                           : Tim Bahasa Indonesia

KompetensiDasar
:
3.9  Menganalisis unsur- unsur pembangun cerita pendek dalam buku kumpulan cerpen
Materi
:
Unsur intrinsik (watak, setting, nilai)
IndikatorSoal
:
Disajikan kutipan cerpen , peserta didik dapat menentukan  bukti watak, setting, dan nilai yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut dengan tepat.
Level Kognitif
:
L3/ Penalaran


Butir Soal No: 42

                                          12 Tahun Lamanya

 Karangan: Willyam E.K Putra    
“Teng… teng… teng!!” suara lonceng keluar menyadarkanku dari lamunanku.
Ulangan hari itu pun selesai…
“Bill, gimana ulangan tadi?” tanya temanku Jodi
“Seperti biasa, gampang” jawabku sombong, Kami pun menuju parkiran motor untuk bergegas pulang, seperti biasa kami selalu bertiga Aku, Adit, dan Hendri dan tak jarang Jodi ikut bersama kami.
            Aku adalah tipikal lelaki yang gengsi tidak mau menunjukkan rasa takutku akan perpisahan setelah kami lulus. Ya, aku pandai sekali menyembunyikan rasa itu, kukira aku saja yang takut akan perpisahan nanti ternyata teman-temanku banyak yang mencuatkan isi hatinya entah dalam status facebooknya bahkan di caption Instagramnya, mereka merasa hal yang sama dengan aku.
“Yes aku tidak sendiri” pikirku merasa senang.
            Aku rindu saat itu, saat kita saling mengenal satu sama lain, aku rindu saat kita berkelahi karena masalah sepele, dimana lagi kalau bukan di sekolah…
Masa SMA bagiku adalah masa paling indah dan yang pasti akan selalu dirindukan, rindu pada hal-hal konyol yang kita lakukan, rindu pada saat kita bertukar jawaban bahkan sampai nyontek, rindu saat kita bolos jam pelajaran.

Tentukan watak, setting, dan nilai yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut beserta  
penjelasannya!

Pedoman Penskoran

No
Aspek yang Dinilai
Skor
1
Peserta didik menentukan dan menjelaskan watak, setting, nilai dengan tepat.
 3

2
Peserta didik menentukan dan menjelaskan watak, setting, nilai kurang tepat
 3
3
Peserta didik  menjawab tetapi tidak tepat
 1


No.
UraianJawaban/Kata Kunci
Skor
    1
Watak  Aku : menyepelekan sesuatu, menganggap gampang
Penjelasan ; ketika tokoh ditanya mengenai persiapan sebelum ulangan, ia menjawab ‘seperti biasa, gampang’
1
    2
Latar : di sekolah
Penjelasan : kalimat “ Teng…teng…teng!” suara lonceng keluar…
Latar : siang hari
Penjelasan : kalimat  ‘ kami pun menuju parkiran motor untuk bergegas pulang’
1
    3
Nilai yang terkandung : Nilai moral
Penjelasan : Menganggap suatu hal yang penting menjadi tidak penting, melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan ( berkelahi, menyontek, bolos dalam jam pelajaran)
1

Total Skor


Keputusan*:                                      


Diterima tanpa perbaikan

Diterima dengan perbaikan

Ditolak

StatistikButirSoal
DP

TK

               
Level Kognitif
Level 1
C1- C2

Level 2
C3

Level 3
C4-6
Penalaran

Penelaah,


………………...............................


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Kartu Soal Bahasa Indonesia"

Posting Komentar

Tinggalkan kesan bahwa anda pernah singgah, walau hanya sesaat.