BZWI8C3qMxmdvudEkXnedhGzdjepF89oa9U6FDLb

 


Mengapa Martin Karakabu Admin Gubanesia Menjadi Guru Bahasa Indonesia

Bila harapan tidak sesuai kenyataan maka jangan berhenti untuk berkarya; karena selalu ada jalan untuk mencapai harapan meskipun dengan cara yang berbeda.
Mengapa Martin Karakabu Admin Gubanesia Menjadi Guru Bahasa Indonesia
Martin Karakabu Guru Bahasa Indonesia

Tanpa tanda tanya karena judul tidak boleh ada tanda baca. Teman sahabat dan peserta didik yang sempat membaca postingan ini. Ini bukan tulisan profil, tetapi catatan kisah tentang perjalanan hidup dan keputusan untuk memilih menjadi guru atau jurnalistik.

Saya Martin Karakabu, admin Blog Gubanesia. Keseharian saya sebagai guru Bahasa Indonesia, PPKN dan Pembina Pramuka di Sekolah Kasih Karunia Jakarta.

Kembali ke topik pembahasan, Mengapa Martin Karakabu admin Blog Gubanesia menjadi Guru Bahasa Indonesia?. Pertanyaan ini harus dijawab dengan kisah. Inilah kisahku.   

Mengapa Martin Karakabu Admin Gubanesia Menjadi Guru Bahasa Indonesia
Martin Karakabu Guru Bahasa Indonesia, foto saat masih menjadi wartawan lokal di Papua

Sedari usia 6 tahun saya berada di Papua, tepatnya di Tajah Lereh Distrik Yapsi Kabupaten Jayapura, Papua. Sebagai anak kampung, saya terkesan dengan kehadiran wartawan lokal dan nasional dari kota Jayapura yang sering datang ke tempat saya untuk meliputi kegiatan. Menggunakan motor, berbusana semi formal, dengan tentengan kamera besar. Bagi saya itu keren. Menjelajahi dari satu tempat ke tempat yang lain. Memberi kabar kepada khalayak itu sesuatu yang spesial, pikir saya saat itu. Dalam hati saya ingin mengikuti jejak mereka dengan menjadi wartawan. Setelah lulus SD di SD Inpres Tajah Lereh saya masuk Panti Asuhan Hawai Sentani kemudian ke Seminari Menengah St. Fransiskus Asisi Waena Jayapura Papua. Dua tempat itu saya diperkenalkan dengan dunia tulis menulis.

Niat untuk menjadi seorang wartawan semakin menggebu karena situasi pembinaan di Panti Asuhan Hawai Sentani dan Seminari St. Fransiskus Papua memberi kesempatan untuk itu. 

Selepas SMA saya cari tahu kampus atau jurusan yang berhubungan dengan wartawan, tidak ada satu pun yang saya temukan di kota Jayapura. Pendaftaran hampir berakhir, lalu saya melihat brosur pendaftaran di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia ada mata kuliah Jurnalistik.

Mengingat ambang batas pendaftaran tinggal beberapa hari dan mencari pilihan yang tepat pun belum kutemukan, akhirnya saya putuskan untuk masuk di Uncen Jurusan Bahasa dan Seni karena ada mata kuliah jurnalistik. 

Jadi mengapa Martin Karakabu admin Gubanesia menjadi Guru Bahasa Indonesia karena di PBSID Uncen ada mata kuliah jurnalistik. Itu sesuai dengan keinginan saya untuk menjadi seorang jurnalistik.

Perjalanan selanjutnya bukan menjadi seorang jurnalistik melainkan guru Bahasa Indonesia. Pertanyaan pentingnya adalah apakah saya menyesal?

Mengapa Martin Karakabu Admin Gubanesia Menjadi Guru Bahasa Indonesia
Martin Karakabu bersama muridnya di SMTK Bethel Jakarta

Jawabannya tentu tidak karena setiap pilihan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing - masing. Sebagai guru Bahasa Indonesia yang juga tertarik dengan blogger, saya coba menularkan kepada siswa saya menjadikan blog sebagai buku online.

Mengapa Martin Karakabu Admin Gubanesia Menjadi Guru Bahasa Indonesia
Martin Karakabu Bersama Wartawan Net TV dan Siswa-siswi Binaan di Eskul Jurnalistik SMA Kanaan Jakarta

Melalui cara itu, meskipun saya tidak menjadi jurnalistik, tetapi jiwa seorang jurnalistik tetap ada. Kini saya tularkan kepada siswa-siswi saya melalui literasi digital. 

Baca: Vivi Blog, Buku Online Vivi Stephanie

Teman sahabat dan peserta didik yang terkasih. Hal yang ingin saya sampaikan melalui tulisan ini adalah, bila harapan tidak sesuai kenyataan maka jangan berhenti untuk berkarya; karena selalu ada jalan untuk mencapai harapan meskipun dengan cara yang berbeda. 

Terima kasih telah membaca sharing Martin Karakabu Guru Kampung.

Gubanesia adalah akronim dari guru Bahasa Indonesia.

Blog ini berisi kegaiatan belajar dan mengajar Bahasa Indonesia, Pramuka dan PPKN. Silakan cermati barangkali ada hal positif yang bisa diambil maknanya dari blog ini. Salam!

Artikel Terkait
Martin Ruma
Guru Bahasa Indonesia di SMA Kasih Karunia Jakarta. Email martinrumaweb@gmail.com

Artikel Terkait

Posting Komentar