BZWI8C3qMxmdvudEkXnedhGzdjepF89oa9U6FDLb

 


Cara Menemukan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung

Cara Menemukan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung
Gagasan pokok pada suatu paragraf dapat ditemukan cara membaca secara keseluruhan teks, serta memahami dengan baik tema yang dipilih oleh penulis, kemudian pilihlah kalimat mana yang menjadi penyebab dari kalimat-kalimat lainnya dan di dalam kalimat tersebut ialah letak dari gagasan pokok. Setelah gagasan pokok berhasil ditemukan dalam kalimat utama, sudah jelas gagasan-gagasan pda kalimat lain adalah gagasan pokok. Terdapat dua jenis gagasan pokok: Gagasan pokok yang saama dengan kalimat utama dan gagasan pokok yang berbeda dengan kalimat utama.

Contoh Gagasan pokok yang sama dengan kalimat utama

SMAN Negeri 99 Jakarta adalah salah satu SMA Negeri terbaik di Jakarta Timur. (2) SMA Negeri ini pernah menduduki peringkat pertama sebagai sekolah negeri peraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi di Jakarta. (3) Selain itu, SMA ini berakreditas A+ dan bersertifikasi ISO. (4) Tak hanya itu, SMA ini juga mayoritas muridnya tiap tahunnya berhasil meraih Perguruan Tinggi Negeri (PTN).


Kalimat utama dari bagian klasifikasi umum tersebut: “SMAN Negeri 99 Jakarta adalah salah satu SMA Negeri terbaik di Jakarta Timur.” Gagasan pokok dari kalimat utama tersebut: “SMAN Negeri 99 Jakarta adalah salah satu SMA Negeri terbaik di Jakarta Timur.” Sementara itu gagasan pokoknya antara lain.

  • Kalimat (2): SMAN 99 pernah menjadi yang terbaik dalam peringkat Ujian Nasional (UN).
  • Kalimat (3): SMAN 99 berpredikat ISO dan berakreditasi A.
  • Kalimat (4): Mayoritas siswa SMAN 99 meraih PTN.


Gagasan Pokok yang tidak sama dengan kalimat utamanya. Contohnya,

Selain dari warnanya, terdapat perbedaan antara beras coklat dan beras putih. (2) Beras putih masih memiliki seluruh lapisan luar, sedangkan beras coklat memiliki lapisan terluar yang dibuang, tetapi masih menyisakan bagian lain. (3) Di samping itu, beras coklat lebih dikonsumsi untuk seseorang yang menjalani program diet dan dianggap lebih sehat sebab mengandung lebih sedikit glukosa dibandingkan dengan beras putih.


Kalimat utama dari bagian klasifikasi umum tersebut: “Selain dari warnanya, terdapat perbedaan antara beras coklat dan beras putih.” Gagasan pokok dari bagian klasifikasi umum tersebut: “Terdapat perbedaan antara beras coklat dan beras putih.” Sementara itu, gagasan pendukungnya, antara lain.

  • Kalimat (2): Terdapat seluruh lapisan luar pada beras putih, sedangkan beras coklat memiliki lapisan terluas yang dibuang, tetapi menyisakan bagian lain.
  • Kalimat (3): Beras coklat dianggap lebih sehat untuk sehat sebab rendah glukosa daripada beras putih.

Artikel Terkait
Martin Ruma
Guru Bahasa Indonesia di SMA Kasih Karunia Jakarta. Email martinrumaweb@gmail.com

Artikel Terkait

Posting Komentar